Artikel

Hypnotherapy Relaxing Your Way To Good Health

Written by Nurfika Osman, thank you
http://www.thejakartaglobe.com/archive/hypnotherapy-relaxing-your-way-to-good-health/327421/

Hypnotherapy and its positive effects on the mind could well be the difference between surviving or succumbing to the life or lifestyle-threatening illnesses most people will sooner or later have to confront, a medical discussion revealed on Tuesday.
People suffering from depression or diseases such as cancer have a better chance of overcoming their affliction or prolonging their life with the help of hypnotherapy, which has the ability to bring about a state of deep relaxation, said Dr. Stephanus Nurdin, a hypnotherapist at Budhi Jaya Hospital and the head of the Association of Indonesian Medical Hypnotherapists.
“Relaxation is very important when someone is sick and it has been clinically proven that hypnotherapy can speed up recovery and prolong a patient’s life,” Stephanus said during a discussion hosted by the Jakarta-based KBR68H radio network.
He said the technique — used as a complementary treatment — was safe because it was non-intrusive and had no negative outcomes for the patient.
“Hypnotherapy doesn’t have any side effects because the feeling of relaxation comes from within the patient himself,” Stephanus said. “This makes it much safer than drugs such as sleeping pills.”
Lucy Santioso, a certified hypnosis instructor at the Smart Talent Psychological Center, said treating a patient with hypnotherapy, which relies on putting suggestions to people, was not always easy because there was a natural instinct to resist hypnosis.
“Each person has their own self-defense mechanism and sometimes we need two or more sessions for them to fully accept the treatment,” Lucy said. “And since part of the treatment is getting patients to accept their condition, resistance is increased because they see their illness or the pain they suffer as an enemy to be rejected.”
She said patients needed to be in a deeply focused state for the suggestions to work. Once in this state, the patient becomes very responsive to the ideas or images the therapist suggests. “If they are not focused, the treatment is useless,” Lucy said. “Success comes from the patient willing himself to accept the technique.”
Lucy said the process involved the patient reframing his or her problem through consultation, becoming relaxed, then absorbing the words or images suggested by the hypnotherapist.
The next steps are dissociation — or letting go of negative thoughts — responding to suggestions, returning to normal consciousness and then reflecting on the experience.
Lucy said the deep relaxation patients feel comes from acceptance, having an increased understanding of their situation and what they need to do.

Pengaruh stres bagi perkembangan janin.

Kehamilan adalah saat yang paling membahagiakan bagi seorang Ibu, semestinya. Tapi pada seorang calon ibu, yang pertama kali mengalami kehamilan? Bisa dipastikan ada perasaan gembira dan bercampur rasa kuatir yang berlebih, apalagi mendekati proses kelahiran nantinya. Stres karena kekuatiran ini berdampak munculnya depresi pada wanita hamil. Depresi merupakan gangguan mood atau perasaan yang muncul pada 1 dari 4 wanita yang sedang hamil dan hal ini bukanlah hal yang biasa saja terjadi pada wanita hamil
karena kebanyakan mereka tidak pernah menyadari keadaan ini, dianggap lumrah, biasa saja pada wanita hamil, semua juga mengalami perasaan seperti itu, kata orang-orang, padahal kondisi seperti ini perlu segera ditangani, jika tidak ditangani dengan baik dapat mempengaruhi bayi yang dikandung Ibu.

Depresi selama kehamilan merupakan gangguan perasaan yang sama seperti depresi yang terjadi pada orang biasa pada umumnya. Depresi dapat disebabkan karena adanya perubahan hormonal pada saat hamil yang ternyata mempengaruhi perasaan ibu hamil seperti merasa kesal, jenuh, lelah atau sedih. Hal lain seperti gangguan pola tidur, apalagi mendekati waktunya proses kelahiran yang membuat Ibu hamil merasa letih dan kulit muka menjadi pucat, kusam, kurang segar.

Dari pengalaman praktek saya, ternyata dengan adanya kekuatiran akan kandungan atau kehamilan menimbulkan keluhan mual dan muntah pada awal trimester pertama, dan bisa berlanjut dengan timbulnya masalah-masalah yang lain dapat menyebabkab ibu bertambah stres dan depresi makin dalam. Seorang ibu hamil yang terus-menerus gelisah atau kuatir akan keadaan bayinya membuat dirinya makin merasa tertekan.

Tanda depresi pada ibu hamil memunculkan gejala berikut ini:
1. Perasaan sedih, tidak jelas rasa sedihnya.
2. Turunnya kemampuan berkonsentrasi.
3. Tidur yang terkadang sangat lama kadang sedikit sekali.
4. Rasa malas dan kurang bergairah di setiap aktifitas rutin.
5. Kecemasan tinggi, mudah panik.
6. Mudah timbul rasa bersalah dan merasa tidak berguna.
7. Pola makan berubah.

Akibat gejala di atas memungkinkan dapat terjadi hal-hal seperti:
- Kelahiran sebelum waktunya.
-Timbul gangguan pada janin di dalam kandungan
-Timbul gangguan kesehatan mental pada anak di masa depan

Menurut Tiffani Field, Ph. D dari penelitian selama 20 tahun, menemukan anak yang dilahirkan oleh ibu yang mengalamidepresi berat selama kehamilan memiliki kadar hormon stres yang tinggi, aktivitas otak
yang peka terhadap rangsangan depresi, menunjukkan ekspresi yang minimal, dan mudah mengalami gejala depresi yang berbeda-beda, seperti sulit makan dan tidur.

Keadaan berbahaya jika depresi pada bayi baru lahir tidak segera ditangani dengan baik, anak akan berkembang dan bertumbuh menjadi anak yang tidak bahagia. Mereka bisa mengalami kesulitan ketika belajar berjalan, berat badan yang kurang, dan memiliki sifat kurang responsif terhadap orang lain.
Jika keadaan ini tetap tak tertanggulangi, anak akan tumbuh menjadi balita yang depresi, terlihat ketika mulai bersekolah mereka mengalami banyak masalah seperti gangguan tingkah laku atau perilaku , seperti agresif, kasar, pemarah, kurang konsentrasi, pembuat keonaran atau mudah mengasingkan diri dan mudah mengalami stres.

Oleh karena itu, ibu hamil yang mengalami depresi selayaknya mendapat pertolongan secara profesional, karena saat ini tenaga profesional tersebut adalah tempat yang paling tepat untuk berkonsultasi, pada akhir konsultasi nantinya ibu hamil dapat menemukan dan melihat solusi yang terbaik untuk dirinya serta janin yang ada di dalam kandungannya.

Ada beberapa cara atau metode terapi, konsultasi dengan dokter kandungan, dengan metode support group, psikoterapi atau hipnoterapi yang dapat dilakukan secara rutin dan berkala, atau dengan pemberian tambahan obat-obatan. Jika gejala depresi yang ditunjukkan sangat berat maka dokter kandungan mungkin akan meresepkan beberapa obat untuk mengatasinya dan tentunya aman untuk mereka yang sedang mengandung.
Terkadang dokter akan mengirim rujukan untuk penanganan lebih lanjut kepada psikiater, psikolog atau terapis lain yang berhubungan serta dapat dipercaya untuk membantu pemulihan terutama dari pemulihan pola berpikir.

Terkadang selain cara di atas, ada orang atau teman yang bisa diajak untuk berbagi tapi lebih baik orang yang diajak berbicara tersebut adalah orang yang sungguh mengerti apa yang ibu hamil rasakan. Janganlah pernah mengatasi depresi ini seorang diri, karena sesungguhnya pada saat-saat tersebut ibu hamil sangat membutuhkan seseorang untuk berbagi dalam mengatasi depresi yang dirasakan. Suami diharapkan dapat berperan aktif dalam membantu penyembuhan istrinya.

Peran suami sangat besar ketika istri sedang mengandung dan setelah melahirkan. Ibu hamil akan mendapat dukungan yang amat berharga dari suami. Bentuk dukungan tersebut dapat ditunjukan dengan berbagai cara ketika memberi ketenangan kepada istrinya, mengambil alih sebagian pekerjaan istri atau sekedar memberi pijatan ringan ketika istrinya merasa pegal. Diharapkan dengan dukungan penuh dari suami, istri dapat
menikmati masa kehamilannya dengan hati senang dan bebas dari depresi.

Bentuk kolaboratif kerjasama istri dan suami dalam pencegahan dan penanganan keluhan stres atau depresi pada kehamilan dan persalinan didapatkan pada latihan-latihan di dalam program hypno-birthing. Dalam program ini banyak diajarkan bagaimana mencapai tujuan kebersamaan dengan sama-sama memahami segala kebutuhan yang diperlukan dalam sebuah proses kehamilan dan persalinan dalam kebersamaan pemahaman untuk mencapai sebuah tujuan dari sebuah ikatan keluarga, secara penuh bertanggungjawab,
penuh kelembutan dan kasih sehingga nyaman saat menjalankan kehamilan dan persalinan nantinya.

Salam sehat mulia dari saya.
Dr. Stephanus Nurdin
Medical Hypnosis @ yourminddesigner

Seminar Hypnosis untuk kehamilan dan persalinan
bagi tenaga medis di Kupang, NTT
HYPNOTHERAPY -- Para mahasiswa kebidanan sedang latihan hypnotherapy di Aula Cendana Wangi Liliba, Jumat (17/6/2011)






http://kupang.tribunnews.com/read/artikel/65266

Minggu, 26 Juni 2011 | 03:21 WITA
AULA Cendana Wangi, kampus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kupang di Jalan El Tari II Liliba, Kupang, Jumat (17/6/2011), dipenuhi para bidan/calon bidan. Mengenakan seragam putih coklat, mereka duduk rapi di kursi-kursi yang disusun berderet. Bersama mereka juga hadir sejumlah dosen. Wajah mereka tampak sumringah. Sesekali mereka tertawa riuh.

Hari itu mereka harus meninggalkan ruang kuliah di kampus jurusan kebidanan untuk mengikuti seminar berkelas nasional di aula ini, yakni Hypnotherapy Kebidanan/Keperawatan, dengan tema: Meminimalkan Intervensi Medis dalam Pelayanan Kebidanan dan Keperawatan Berbasis Hypnotherapy.

Tampil sebagai narasumber, yaitu dr. Stephanus Nurdin, MCHT (Medical Hypnosis Hypnotherapist & Instructor) dengan materi, Hypnosis - Hypnotherapy Dalam Perspektif Medis dan Sudiharja, SKP, M. M. Pemateri lainnya, Minarni, S.SiT., CHt., CCHt, dengan materi Penurunan AKI & AKB dengan metode Hypnosis/Hypnobirthing.
Ketiga pemateri ini datang dari Lembaga Hypnotherapy Indonesia. Bahkan Minarni adalah pendiri lembaga tersebut.

Pemateri lainnya adalah Ke-tua Jurusan Kebidanan Poltek-kes Kupang Bringiwatty Bat-bual, dengan materi Percepatan Kala Satu Fase Laten dan Aktif  dengan Metode Hypnobirthing. Tema ini sekaligus merupakan tema tesisnya ketika menyelesaikan studi master di Yogayakarta tahun lalu. Di bidang hypnotherapy pun dia sudah pada tingkat advance.

Pembicara lain adalah Florentianus Tat, S.Kp.M.Kes, Ketua PPNI NTT yang juga dosen Poltekkes Kupang.
Mereka umumnya memper-kenalkan metode hypnotherapy tidak hanya pada level teoretis, tapi juga langsung praktik untuk para peserta.
Misalnya, Dr. Stephanus, di sela penjelasan-nya tentang hypnotherapy, dia meminta semua peserta untuk merentangkan tangan serata bahu ke depan lalu menutup mata. Selanjutnya mereka diminta untuk membayangkan tangan itu sedang mengangkat sebuah balon, semakin lama semakin naik dan naik lagi setinggi-tingginya. Beberapa saat kemudian, setelah membuka mata, mereka kaget ternyata lengan mereka sudah terangkat tinggi.
Itulah salah satu bentuk hypnotherapy. Hypnotherapy berasal dari bahasa Yunani, yaitu hypnos artinya (dewa) tidur.
Hypnotherapy merupakan upaya pemberdayaan pikiran bawah sadar seseorang untuk sebuah tujuan. Bisa juga berarti cara/metode berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar.
Hypnotherapy bisa digunakan untuk berbagai macam tujuan, antara lain di bidang kesehatan. Bahkan dia bisa digunakan untuk memudahkan kelahiran.

Yang terakhir ini yang dikenal dengan hypnobirthing. Hypnobirthing terdiri dari kata hypno (hipnosis) dan birthing = melahirkan. Hypnobirthing berarti proses melahirkan dengan hipnosis, di mana ibu sepenuhnya sadar dan menikmati proses persalinan.
Menurut Bringiwatty Batbual, metode ini berakar pada ilmu hipnosis dengan metode pendekatan kejiwaan. Latihan penanaman sugesti pada alam bawah sadar oleh ibu untuk mendukung alam sadar yang mengendalikan tindakan ibu dalam menjalani proses persalinan.

Mengapa hypnobirthing ini penting dan perlu dipelajari oleh para bidan? Menurut Bringiwatty, hypnobirthing bisa meminimalkan bahkan menghilangkan rasa sakit dan kepanikan selama proses persalinan dan periode setelahnya sehingga tidak menjadi trauma.

Hypnobirthing juga bisa meminimalkan penggunaan obat-obatan penghilang rasa sakit pada masa proses persalinan.
Penelitian di Inggris (primi & multi) mendapatkan 70 klien yang dihipnosis lama persalinan 6 jam21 menit.  70 klien yang diajarkan teknik relaksasi saja lama persalinan 9 jam 28 menit.

 70 pasien kontrol (tanpa tindakan apa pun) lama persalinan 9 jam 45 menit.
Menurut penelitian yang  pernah dilakukan oleh Bringiwatty sendiri pada tahun 2009 di RS Happy Land, RB Puri Adisty dan  RB Rachmi, dari 50 primi yg dihipnosis, minimum lama kala satu 3,3 jam, maksimum 15 jam. Sedangkan 50 primi tanpa hipnosis minimum lama kala satu 6, 23 jam, maksimum 25,3 jam. Selisih waktu antara  perlakuan dan kontrol 6, 74 jam.

Hypnosis juga dapat menghilangkan keletihan setelah proses persalinan (Schauble, Werner,Rai & Martin, 1998). Hypnosis mencegah terjadinya asfiksia BBL, Apgar score 1 menit dan 5 menit pada ibu yang dihipnosis lebih baik dibandingkan dengan tanpa hipnosis.
Hipnosis mempercepat masa pemulihan persalinan (Mc carthy,1998), mempersingkat lama perawatan di RS (Erikson & Oster 1994). Hypnosis juga dapat mencegah persalinan prematur (omer, 1987, Collin & Bleyl, 1990)
Hypnobirthing juga bisa mengurangi/memperbaiki kelainan letak bayi dalam kandungan, mempererat ikatan ibu dan bayi dan suami, mengurangi masalah menyusui pada ibu dan bayi, status mental anak  lebih baik.

Sugesti positif yang dapat digunakan selama terapi, antara lain  merasa tenang dan damai, merasa percaya diri selama hamil, menjalani masa kehamilan yang tenang dan menyenangkan, memberikan aura positif kepada janin, makin besar kehamilan anda, makin bahagia perasaan seorang ibu sampai proses persalinan berjalan dengan lancar, tenang dan nyaman.
Menurut Minarni, metode hypnobirthing sudah diakui secara resmi oleh pemerintah Indonesia. Propinsi-propinsi lain sudah mulai menerapkan metode ini untuk membantu persalinan.

Menurut Minarni, kondisi NTT yang terdiri dari pulau-pulau dan banyaknya daerah terisolasi menyumbang tingginya angka kematian ibu dan bayi. Kondisi ini mengharuskan para bidan untuk dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan hypnotherapy, terutama di daerah-daerah terpencil.

Dengan demikian, mereka tidak harus merujuk ibu-ibu hamil yang mengalami kesulitan melahirkan, tetapi bisa menolongnya sendiri. Menurut Minarni, tindakan merujuk pasien melahirkan tidak memberi jaminan bagi keselamatan pasien tersebut, karena kondisi geografis NTT yang sulit membuat seorang pasien tidak cepat bisa tiba di tempat rujukan. Sangat besar kemungkinan seorang pasien meninggal dalam perjalanan menuju tempat rujukan. Para bidan harus bisa menolong seorang pasien melahirkan dengan hypnobirthing.

Dengan demikian, kata Minarni, angka kematian ibu dan bayi di daerah ini bisa ditekan. Dengan menerapkan hypnobirthing pun biaya yang dikeluarkan untuk melahirkan bisa ditekan. Hal ini sangat cocok dengan kondisi masyarakat NTT yang masih miskin.

Selaku Ketua Jurusan Kebidanan Bringiwatty bertekad untuk segera memasukkan hypnotherapy/hypnobirthing sebagai program unggulan di jurusan kebidanan. Para calon bidan tidak cukup dibekali pengetahuan dan keterampilan kebidanan yang sudah biasa selama ini, tetapi juga dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan hypnobirthing. Ini akan segera menjadi kabar gembira bagi kaum ibu di NTT. *
Editor : Bildad Lelan »» Penulis : Agus Sape »» Sumber : "POS KUPANG CETAK"





LANGSING, SATU KENDALA

Pada suatu hari, pada saat jam praktek, datanglah seorang gadis yang mempunyai keinginan untuk menurunkan berat badan. Adapun alasan yang sangat kuat dalam keinginan menurunkan berat badan adalah ingin mencapai berat badan yang cukup ideal dan nyata disaat pernikahannya nanti.
Dari anamnesa yang baik (pre induction) didapatkan bahwa gadis ini bekerja, cocok dipekerjaannya sehingga tidak mempunyai masalah ditempat kerjanya. Kehidupan sosial dan ibadah sangat baik. Setelah semua prosedur sudah terpenuhi, masuklah di sessi pertama hypnosis. Pasien ini dengan sangat mudah memasuki status hypnosis dan saat therapeutic suggestion, didapatkan bahwa kelebihan berat badan ini disebabkan oleh karena "rasa sayangnya" terhadap makanan, terutama yang saat itu terhidang dihadapannya.

Setelah ditelusuri, Hal ini adalah suatu bentuk perilaku yang tertanam sejak kecil dimana selalu mendengar nasihat "sayang bila membuang makanan". Perilaku ini semakin kuat dimana kedua orangtua meninggal dan pada akhirnya, saat ini bila terhidang makanan sejumlah atau porsi apapun pastinya akan dihabiskan, dengan alasan sayang bila makanan ini terbuang, kasihan orang yang sudah membuat makanan ini untuk saya, katanya, karena didalam imajinasinya, orangtuanya yang menyediakan serta menyiapkan untuknya. Jadi berapapun yg disediakan makanan
itu sangat berharga buat saya dan juga membuat hidup saya bahagia. Dalam hall ini ada suatu konsep atau pola pikir yang terbentuk, yang dalam pandangan beberapa orangtua itu adalah benar, untuk membentuk seorang anak agar lebih menghargai dan menghormati suatu usaha keras untuk memperolehnya. Salah, ketika suatu saat timbul kegemukan, yang kebetulan gadis ini menyadari bahwa lebih baik menurunkan berat badannya, untuk beberapa keperluan seperti, mau menikah, permintaan calon suami, itu mendasar, tapi ada Hal yang penting selain hanya ingin turun berat badan tadi, yaitu seringkali kesuburan seorang wanita terganggu dari berat badan yang berlebih, bagi yang belum pernah hamil atau punya anak, bila seorang wanita bertambah berat badan sesudah hamil dan punya anak, akan dibahas di halaman yang lain.
mudah-mudahan para orangtua mulai dapat mengatur pola nasihat, saran, pendapat dengan bahasa yang tepat sehingga suatu saat nanti tidaklah Ada kesalahan persepsi yang menetap dan dominan pada anak-anak kita.
Dengan hypnotherapy akhirnya dapat merubah mindset, pola pikir, yang kuat sekalipun, sehingga tanpa terasa suatu tekanan atau paksaan untuk berubah dalam mencapai suatu tujuan yang jauh lebih baik.



LANGSING SETELAH MELAHIRKAN

Ibu yang bahagia, gambaran yang terlihat pada saat seorang wanita melahirkan dan siap menjadi seorang ibu yang membesarkan, melengkapi kebutuhan anaknya, bersama suami tentunya.
Dalam mencukupi kebutuhan anaknya, apapun siap dilakukan, demi anaknya, termasuk didalamnya pemenuhan kebutuhan bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Hal inipun sudah dilakukan sejak si janin masih berada di dalam kandungan. Apapun yang dilihat, didengar, dirasa, pikir-pikir, nasihat orangtua, teman, saudara, majalah, TV, radio, apapun, semua sudah tercatat rapih di memory. Apapun menjadi pilihan utama demi si buah hati, terutama pemilihan makanan yang baik dan berkualitas, baik bagi si ibu terlebih lagi untuk si anak.

Pada awal kehamilan dapat saja terjadi suatu gejala atau tanda yang dipercaya banyak orang, muntah, menunjukkan tanda2 telah terjadi kehamilan, sepanjang diketahui riwayat penyakit sebelumnya tidak didapatkan/ terdapat gejala sakit maag dan memang ada rencana untuk sebuah kehamilan yang diinginkan. Proses terjadinya mual dan muntah berlebihan pada kehamilan dan penanganan dengan hypnotherapy dapat di baca pada halaman yang lain. Setelah masalah/ gangguan ini teratasi, biasanya, gairah makan dan semangat makan menjadi meningkat guna mengejar ketinggalan kenaikan berat badan yang ideal dalam kehamilan. Ibu mulai bertambah berat badan yang sebenarnya normal, pada awalnya, tetapi bisa berlanjut bahkan sampai sesudah melahirkan dengan alasan ASI biar banyak dan nanti juga berat badan akan turun dengan sendirinya. Pada akhirnya Ibu berusaha menurunkan berat badannya setelah melahirkan, tetapi dengan kesibukan dan pola hidup yang dijalani dengan pengaturan gizi yang ketat dan membosankan, beberapa ibu pasrah dengan keadaannya dan makin...makin....makin besar.

Pikiran bawah sadar adalah gudang dari semua yang indera yg kita miliki, termasuk pikiran-pikiran yang mempunyai kualitas pembenaran yang tinggi, sehingga nilai itu menjadi dominan dan permanen serta dianggap paling benar dan terjadilah sebuah perilaku, yang awalnya benar tetapi menjadi masalah ketika pembenaran tadi sudah tidak diperlukan lagi.

Dalam menguatkan niat untuk menurunkan berat badan tentunya harus dipahami dulu tentang mekanisme berpikir, sehingga tiada kata yang dapat dimaknai berbeda oleh pikiran bawah sadar.
Saat sudah dipahami tentunya sugesti dapat diterima tanpa ada lagi perbedaan konsep penerimaan oleh bawah sadar.

Perlu diperhatikan, kasus kegemukan pun dapat terjadi karena adanya perubahan hormonal pada tubuh manusia, maka tentunya proses penyampaian sugesti hypnotherapy pada kasus ini berbeda dengan penurunan berat badan pasca melahirkan. Baca pada Hal kegemukan pada perubahan hormonal.


CARCINOMA

Keganasan adalah suatu keluhan yang paling menjadi momok bagi pasien. Biasanya pasien telah menjalani sekian prosedur pemeriksaan bahkan tindakan intervensi yang diperlukan pada saat penentuan stadium atau tingkat keganasan.

Pada akhir pemeriksaan akan disampaikan suatu hasil yang sangat menentukan dalam pengambilan keputusan tentang cara atau metode pengobatan/terapi yang sesuai dengan tingkat keganasan tadi. Bila hasil negatif tentu membuat lega baik pasien maupun keluarga. Hasil yang sangat dikuatirkan adalah bila hasil positif suatu keganasan, entah stadium rendah ataupun tinggi, membuat pasien masuk dalam kondisi stress yang berat. Bagi yang sudah menerima keadaan dan kondisinya, bukanlah masalah,  kelompok ini adalah orang yang ikhlas dan keluarga mendukung sehingga dirinya menjadi jauh lebih tenang.

Hal yang terberat bila pasien masuk kondisi depresi yang berakibat menurunnya kualitas hidup. Hal ini berdampak kuat dalam hidupnya sehari- hari, dimana terjadi perubahan perilaku, sampai perilaku yang membuat daya tahan tubuh semakin turun, mis. tak mau makan, tak bisa tidur, marah serta bersedih terus

Dengan metode hypnotherapy pasien akan dibantu dengan menemukan tingkat relaksasi yang sangat nyaman, sehingga pasien menjadi mampu melakukan hypnosis bagi dirinya sendiri dan oleh dirinya sendiri (self hypnosis- hypnosis mandiri), seperti: menghilangkan nyeri yang sangat hebat, paling sering, pasien dilatih untuk  mampu meningkatkan daya tahan tubuh dengan merubah pola pikir untuk tetap sehat dan akhirnya sampai menjadi sembuh, meningkatkan keyakinan untuk sembuh sempurna dengan menjalankan terapi yang dianjurkan sekaligus berproses diri serta siap menerima kesembuhan, tentunya dengan hati yang tulus dan ikhlas dari latihan-latihan pengendalian serta pemrosesan diri dengan seni pengelolaan pikiran bawah sadar.


Medical Hypnosis untuk TAKUT Cabut Gigi
Dr. Stephanus Nurdin untuk RSIA Permata Cibubur

Dari sekian banyak penanganan hipnoterapi yang saya laksanakan, saya teringat pada kasus yang terjadi pada mahasiswa kedokteran, istri dan seorang teman yang berkenalan di sebuah acara saat saya diundang untuk pemaparan dan atraksi panggung hypnosis. Hypnosis sangat berkembang saat ini, kegunaan yang dapat dimanfaatkan bagi semua usia, sejak anak sampai lanjut usia, malah seusia janinpun yang masih dalam kandungan sudah dapat dilakukan hypnosis, akan terbit pada artikel mendatang.
Kembali pada ingatan saya pada kasus yang terjadi pada mahasiswa, istri saya dan teman tadi, kasus sakit gigi dan mesti dicabut giginya.
Saya mulai kasus pertama, mahasiswa saya.
Ketika saya menjabat Kordinator Pendidikan Bagian Kebidanan, seorang mahasiswi datang kepada saya dengan wajah penuh dengan ekspresi sakit dan ketika ditanya tentang keperluannya mahasiswi ini mengatakan bahwa dia memohon izin untuk pulang karena sakit. Sakit apa? Gigi saya dok. Kenapa gigi kamu? Bolong dok. Oke, boleh saya lihat? Saya periksa dengan seksama dan hasilnya……memang berlubang parah di gigi paling belakang bawah.  Wah bolong seperti ini sih mesti dicabut (odontektomi),  sudah periksa di poli gigi? Sudah. Terus? Iya disuruh cabut dok. Terus? Saya TAKUT dok, kan operasinya besar dan posisi gigi saya parah, operasi besar dok. Oh kamu takut…..? Saya bilang kalau kamu pulang hari ini absensimu bermasalah, berpengaruh dan kamu tidak bisa ujian, bagaimana kalau saya hypnotherapy dan berani cabut gigi, supaya nyaman, tidak sakit, dll sehingga kamu bisa meneruskan pendidikanmu? Mahasiswi ini mau dan singkatnya, tanpa nyeri apapun, tindakan apapun, tanpa bengkak seperti operasi gigi lainnya, cerita yang seru dan dahsyatnya, luka sembuh total keesokan harinya. Ajaib.
Kasus kedua, istri saya.
Suatu saat istri saya mengatakan bahwa giginya bermasalah dan dianjurkan untuk cabut gigi oleh dokter giginya. Jadwal pencabutan sudah ditentukan dan minta saya mengantarnya pada hari H nya. Siap. Pada hari H kami berangkat pagi-pagi ke salah satu tempat pencabutan gigi yang besar di daerah Benhil-Senayan. Pusat Pendidikan Kedokteran Gigi. Sesampainya disana, setelah melakukan proses administrasi kami menunggu di ruang tunggu. Tidak banyak pasien pada jam tersebut, masih pagi, hanya ada seorang anak kecil dan seorang berseragam militer dan kami berdua.
Sesaat pasien pertama, anak kecil, dipanggil masuk ruangan poli. Anak kecil itu masuk dan selanjutnya Bapak Berseragam dipanggil juga untuk masuk. Tinggal kami berdua di ruang tunggu itu. Suasana tenang sekali dan sesekali lewat beberapa orang ke poli yang lain.
Tiba-tiba suasana semula tenang menjadi berubah tatkala anak kecil tadi keluar dengan menangis, rupanya habis cabut gigi juga. Ada perubahan yang terjadi pada istri saya sambil berkata, aduh…pasti sakit banget deh, ah ga jadi deh cabutnya, pasti sakit tuh. Saya bilang, ah dia kan anak kecil, biasa tuh anak kecil…..nanti sehabis minum obat juga hilang sakitnya,oke?! Akhirnya istri saya jadi tenang kembali, sempat berkata juga bahwa nanti dia akan minta dokternya benar-benar suntik obatnya lebih banyak supaya tidak sakit. Tak berapa lama kemudian keluar juga dari poli, Bapak yang berseragam tadi, sambil meringis dan sedikit menangis, sambil memegang pipi dan rahangnya. Melihat keadaan dan kondisi seperti itu istri saya mendadak langsung bertanya, kenapa Pak? Sakit? Bapak diapain? Bapak itu bilang sambil meringis dengan rahang yang bengkak, ada kassa didalam mulutnya, cabut gigi Bu, sakit waktu seperti ditusuk dan disayat. Hah disayat? Aduh pulang aja yuk, sambil narik tangan saya. Bapak itu ngomong lagi, sedikit kog sakitnya Bu. Hah pasti sakit, bapak yang tentara aja nangis begitu, kog tentara nangis, pasti sakit kan, kalo anak kecil sih biasa…..ah udah deh pulang aja deh, saya ga jadi cabut gigi. TAKUT SAKIT. Ayo pulang.
Saya bilang, kan udah bayar, kamu mau pelihara sakitnya itu dan bisa menjalar ke tempat lain, ayolah,  ada obat penghilang sakitnya, nanti kita cari obat yang paling bagus. Akhirnya istri saya bilang, ayo deh hypno aja deh, kan bisa menghilangkan sakit. Saya berkata dan tertawa dalam hati, akhirnya dia mau juga, sebab sejak belajar hypno saya tidak pernah menawarkan hypno untuknya, tunggu sampai ada permintaan atau butuh. Dan akhirnya istriku saya berikan hypnotherapy, Hypno-Dontics namanya. Singkatnya, operasi selesai lebih lebih cepat, tanpa bengkak, tanpa nyeri/ sakit sejak dicabut sampai sembuh total, tanpa perdarahan, sembuh lebih cepat dari biasanya. Luar biasa. Dalam hati saya, kenapa tidak sekalian 4 giginya sekaligus, biar irit biayanya…..hahaha
Kasus ketiga.
Seperti biasa saat selesai sebuah acara penyuluhan, seminar atau pentas, ada beberapa yang meminta tolong untuk menghypno dirinya, saat itu juga, untuk keperluan mendadak. Ada seorang peserta di sebuah acara Outbond dan pentas saya memohon untuk menghypno dirinya yang akan dicabut gigi 2 hari lagi. Apakah mungkin dok? Kan dokter tidak ada disaat saya cabut gigi? Saya TAKUT. Setelah mendengar penjelasan singkat dari saya, akhirnya saya lakukan program hypno-dontics untuk ibu ini, program untuk tindakan 2 hari kemudian dan hari-hari selanjutnya selama proses penyembuhan. Singkat cerita, saya menerima kabar pada hari sesudah dilakukan operasi pencabutan, via SMS: makasih yah pak, barusan saya cabut gigi ga berasa apa2. Cuma kerasa pipi tebal, tadi sih deg2an selama operasi, tapi saya sama sekali ga berasa apa2, disuntik, dibor, dijahit gitu, pegel aja mulut mangap, hehe”  
Para pembaca yang baik dan mulia,
TAKUT, ketakutan merupakan reaksi normal yang bisa terjadi pada siapapun di dunia ini, kecil sampai dewasa, karena takut lalu menghindar merupakan reaksi normal, tapi karena takut lalu menghindar dari masalah yang nantinya membuat masalah baru bagi dirinya, terutama kesehatannya? Masalah itu yang sebaiknya dikenal dengan sudut pandang lain, melihat ketakutan menjadi suatu sumber kekuatan baru, kemampuan baru untuk mengatasi masalah. Banyak orang bilang, sulit, susah, berat. Ingat, bila berpikir susah maka jadilah susah. Lebih baik mengatakan “bagaimana caranya”? Jawabnya, mari kita latihan untuk bisa memandang masalah dengan kacamata yang lain, sudut pandang lain, yang melihat segala sesuatu masalah ada jalan keluar, solusi, sudut pandang yang melihat segala sesuatunya indah bila kita melakukan sesuatu. Action.
Ada sebuah kutipan dari penulis Notes from Qatar, dari http://muhammadassad.wordpress.com/ “Vision without action is only a dream, action without vision is only merely passing out of time, but vision with action can definitely change the world!”
Hypnotherapy hanya salah satu cara saja untuk mencapai, melihat dan merasakan semua kebaikan, kemudahan, kebahagiaan, yang semuanya indah pada waktuNya.
Salam sehat dan bahagia
Dr. Stephanus “Ivan” Nurdin, MCHt, CI
Doctor In Black @ Your Mind Designer


Sebuah Tulisan Guru saya tentang Hipnoterapi, Sumber:http://suar.okezone.com/read/2011/06/12/58/467313/hipnoterapi

Hipnoterapi

Minggu, 12 Juni 2011 - 11:35 wib


Pada abad XVIII, Franz Anton Mesmer (1734 –1815), seorang dokter kelahiran Jerman, sangat populer di Wina karena keampuhannya mengobati berbagai penyakit dengan menggunakan sebatang logam.

Ia mengklaim dirinya mempunyai daya magnet hewaniah (animal magnetism) yang bisa disalurkannya melalui logam itu kepada pasiennya untuk menyembuhkan pasiennya. Tapi popularitasnya sirna ketika Mesmer gagal mengobati Maria Teres Paradis, musisi buta berusia 18 tahun, dan dia terpaksa melarikan diri ke Paris untuk menghindari kecaman publik Wina. Namun Mesmer tidak kapok.

Dia justru membuka praktik baru di sebuah apartemen mewah di Paris, yang laku keras, terutama di kalangan kelas sosial tinggi kota Paris, sampai-sampai ia diusulkan untuk mendapat salah satu penghargaan ilmu pengetahuan Royal Academy of Sciences atau Royal Society of Medicine.

Tapi usulan itu ditolak setelah Raja Louis XVI menyuruh sebuah tim ilmuwan untuk meneliti kebenaran praktik Mesmer dan tim itu menyatakan bahwa tidak ada yang namanya animal magnetism. Dalam bahasa sekarang, Mesmer sudah melakukan “pembohongan publik” (artinya: membohongi publik, bukan “kebohongan publik” yang artinya kebohongan yang dilakukan oleh publik).

Dalam ilmu kedokteran pada waktu itu (ilmu psikologi belum lahir, masih merupakan bagian dari ilmu kedokteran), teori animal magnetism dianggap sebagai pseudo science atau ilmu semu yang seakan-akan ilmiah, tetapi tidak. Jadi samalah statusnya dengan astrologi, otak tengah atau ilmu sidik jari yang sedang populer sekarang.

Tapi berbeda dari ilmu-ilmu semu lainnya, teknik penyembuhan Mesmer ini, setelah melalui penelitian terus-menerus, akhirnya diakui sebagai teknik terapi yang sah untuk penyembuhan gejala-gejala gangguan jiwa tertentu seperti stres, depresi (banyak didapati di Kota Paris, khususnya di kalangan atas yang hobinya korupsi dan selingkuh) dan gangguan psikosomatis.

Soma artinya badan, psiko adalah jiwa, jadi psikosomatis adalah sakit pada tubuh yang sumbernya pada jiwa. Contohnya migren, sakit lambung, insomnia yang memang banyak bersumber pada gangguan emosi. Teknik ini pada 1842 oleh seorang dokter Skotlandia bernama James Braid dinamakan hipnosis dan digunakannya untuk mengobati pasien-pasiennya sendiri dengan istilah hipnoterapi.

Walaupun begitu, jelas teknik Mesmer, yang disebut juga Mesmerisme, ini tidak bisa menyembuhkan orang buta beneran. Selanjutnya, menurut dokter Braid, dalam keadaan terhipnosis, sistem syaraf pasien dalam keadaan tidur, tetapi jiwa pasien sendiri tidak ikut tidur sehingga bisa diterapi dengan sugesti-sugesti.

Bukti ilmiah yang ditemukan oleh Braid ini mendorong dokter-dokter lain untuk terus meneliti dan mengembangkan teknik hipnoterapi, termasuk Jean-Martin Charcot, seorang dokter Prancis. Di kemudian hari, Charcot menjadi salah satu guru Sigmund Freud, salah satu tokoh sentral dalam ilmu kedokteran jiwa dan psikologi pelahir teori psikoanalisis yang menjadi acuan banyak psikiater dan psikolog klinis sampai hari ini.

Awalnya Freud juga menggunakan hipnoterapi untuk menyembuhkan pasien-pasiennya. Tapi dia kemudian berteori bahwa jiwa itu terdiri dari tiga bagian, yaitu kesadaran, bawah sadar, dan ketidaksadaran (consciousness, subconsciousness, unconsciousness). Alam kesadaran yang kita rasakan sehari-hari dan kita jumpai pada orang-orang lain yang kita temui hanyalah sebagian kecil saja atau hanya permukaan “gunung es” dari keseluruhan isi jiwa manusia.

Bagian yang terbesar adalah ketidaksadaran, yang berisi dorongan-dorongan naluri bawaan orok dan trauma-trauma masa kecil yang tidak dimunculkan dalam kesadaran dan inilah sumber penyakit atau gangguan jiwa itu. Hipnoterapi membantu dokter untuk menembus alam kesadaran dan masuk ke dalam ketidaksadaran untuk mencari di mana sumber penyakitnya dan mengobatinya.

Ibarat dokter bedah, ia menyayat kulit pasien untuk mengambil usus buntu di dalam perut. Tapi, kalau begitu persoalannya, kata Freud, mengapa kita harus menggunakan teknik hipnoterapi? Kita bisa melakukannya dengan teknik wawancara yang dikembangkan khusus untuk menembus sampai ke alam ketidaksadaran, yang disebut teknik psikoanalisis.

Bahkan sekarang para psikolog sudah mengembangkan CBT (cognitive behavior therapy), yaitu teknik terapi tanpa sama sekali masuk ke ketidaksadaran, cukup dengan intervensi pada tingkat kesadaran saja. Sejak itu, hipnoterapi makin jarang digunakan orang. Tapi akhir-akhir ini teknik hipnoterapi kembali marak.

Latar belakangnya sama sekali bukan karena bangkit kembalinya teori psikoanalisis ala Freud, melainkan karena kemajuan ilmu psikoneurologi yang menemukan pusat emosi di salah satu bagian otak yang dinamakan amygdala. Dalam keadaan terhipnosis, dengan mata terpejam, dan sistem syaraf tertidur, amygdala bisa dipengaruhi dengan suara dan rabaan. Teori inilah yang mendasari teknik hipnoterapi modern.

Di bawah pengaruh hipnosis, pasien bisa diintervensi emosinya sehingga emosi-emosi negatif (trauma, dendam, cemas dsb) bisa dihapus dan diganti dengan emosi yang positif. Tentu saja untuk itu diperlukan pelatihan yang cukup agar seseorang bisa mempraktikkan hipnosis dan mengaitkannya dengan kondisi gangguan jiwa pasien. Di sinilah diperlukan ilmu psikologi buat seorang hipnoterapis.

Jadi tidak otomatis orang yang mampu menghipnosis bisa melakukan hipnoterapi. Untuk bisa melakukannya, seorang praktisi hipnosis harus menguasai psikologi. Sebaliknya tidak setiap psikolog mampu menghipnosis. Saya termasuk yang tidak bisa. Saya pernah mencoba belajar hipnoterapi, tetapi ternyata gagal karena untuk bisa melaksanakannya, diperlukan konsentrasi penuh selama 1–2 jam untuk setiap pasien.

Sementara saya, baru beberapa menit saja, BB (Black Berry) saya bergetar karena ada SMS, BBM atau email masuk atau tiba-tiba teringat belum bayar kartu kredit dan masih utang artikel buat SINDO. Pokoknya konsentrasi buyaaar....

***

Saya tidak bicara tentang hipnosis entertainment atau kriminal, karena itu di luar bidang saya, tetapi jelas tidak semua pseudo science mentok jadi ilmu jadi-jadian untuk selama-lamanya.

Hipnoterapi adalah contoh dari pseudo science yang berkembang jadi ilmu beneran. Contoh lain adalah phrenologi, yaitu teori yang dikembangkan oleh Spurzheim (1776–1832) yang mengklaim bahwa tengkorak kepala mencerminkan kepribadian manusia karena pada tengkorak ada pusat-pusat kecerdasan, emosi, memori, dan sebagainya.

Teori ini kemudian ternyata ada benarnya, tentu bukan pada tengkoraknya itu sendiri, melainkan pada otak dengan ditemukannya pusat motorik, pusat sensorik, pusat bicara, pusat emosi, dan seterusnya yang semua berlokasi di otak. Contoh lain lagi adalah akupunktur (pengobatan tusuk jarum) yang 30 tahun lalu masih dianggap ilmu pengobatan alternatif, sekarang sudah mulai mendapat pengakuan dalam ilmu kedokteran.

Dengan demikian, apakah ada kemungkinan otak tengah dan sidik jari jadi ilmu beneran? Kalau pertanyaannya diajukan 100 tahun lagi, siapa tahu? Tapi jawaban hari ini, jelas tidak mungkin. Jadi jangan coba-coba memilih calon ketua PSSI dalam kongres di Solo yang akan datang dengan menggunakan teknik otak tengah dan sidik jari.

SARLITO WIRAWAN SARWONO
Guru Besar Fakultas Psikologi UI